GSM

“saya seperti mendapatkan cambukan agar menjadi pendidik yg lebih baik…”

“…saya tergerak, ingin berusaha (bergerak) dan mengajak (menggerakkan)”

Lika-liku perjalanan pak Ali, guru penyimpang positif GSM dalam menyuarakan nilai-nilai GSM ke seluruh penjuru Indonesia tentunya tidak semulus yang dibayangkan. Ingatan yang kurang membahagiakan tentang cemoohan, bullyan, hingga makian yang pak Ali terima diawal rasanya teringat kembali, saat setelah sekian lama pak Ali bergerak bersama GSM di jenjang SMK, kini terjun menerobos arus kebiasaan untuk berbagi ke jenjang yang berbeda yaitu jenjang madrasah.

Ternyata, pak Ali mengawali transformasi gerakan pendidikan dari jenjang SD. Maka di hari Sabtu, 8 Januari 2022 lalu, ketika Pak Ali menyuarakan pendidikan yang berhamba pada anak, menuntun kondrat anak dan tentunya memanusiakan manusia ke jenjang madrasah (MI), beliau merasa, momen-momen perjuangannya dalam mengawali pergerakan GSM teringat lagi. Tentunya hal itu sekarang menjadi hal yang pak Ali syukuri, karena GSM kini sudah dikenal di berbagai kalangan jenjang pendidikan di level negara, Indonesia.

Ketulusan hati pak Ali dalam bergerak selalu membuahkan hasil yang mengejutkan. Di hari itu, muncul istilah baru di kalangan madrasah se-pekalongan, GMM atau Gerakan Madrasah Menyenangkan yang berasal dari Workshop Penguatan Ekosistem Madrasah melalui Gerakan Sekolah Menyenangkan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah kota Pekalongan. 137 guru dan kepala madrasah di kota Pekalongan berkumpul bersama untuk mendobrak sistem pendidikan Indonesia. 

Tak hanya berhenti disitu!

Kini, sudah terbentuk suatu grup whatsapp bertajuk “Gerakan Madrasah Menyenangkan Kota Pekalongan” yang berisi ratusan guru dan kepala sekolah yang siap berubah, berbagi dan berkolaborasi. Hal ini merupakan buah baik kolaborasi baru yang GSM lakukan di jenjang madrasah, pertama kali di Jawa Tengah.

Bukan hal yang susah. Anggota grup GMM Pekalongan mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan diri untuk mengubah ekosistem sekolah melalui gerakan sekolah menyenangkan. Mereka akan mengawali perubahan dari diri mereka sendiri. Anggota grup juga mengirimkan beberapa tulisan refleksi yang mereka pikirkan, rasakan, dan yang ingin mereka lakukan kedepannya:

Cambukan semangat positif dari refleksi diatas tidak sekedar menguatkan pak Ali sebagai pribadi untuk bergerak, namun seluruh insan pelaku pendidikan dan masyarakat luas tentunya akan mendapatkan cambukan semangat positif yang sama dari anggota GMM, Gerakan Madrasah Menyenangkan.

Salam, berubah, berbagi, berkolaborasi

Journalist: Ali Sodiqin

Penulis: Hayinah Ipmawati


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This website uses cookies and asks your personal data to enhance your browsing experience.